Ratusan Data Penduduk di Baubau Diduga tak Bertuan

86
Plt Kepala Disdukcapil Baubau, La Ode Muslimin Hibali

BAUBAU, Kumparansultra.com- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Baubau telah berupaya maksimal menyisir 1.200-san data penduduk yang belum merekam e-KTP. Dari hasil penyisiran, lebih dari 900-san data diantaranya diduga tak bertuan.

Plt Kepala Disdukcapil Kota Baubau, La Ode Muslimin Hibali mengatakan, 1200-san penduduk yang terdata namun belum merekam e-KTP ini merupakan hasil rilis Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil RI sebelum Pemilu 17 April 2019 lalu. Seluruh Disdukcapil di daerah diinstruksikan untuk melakukan percepatan perekaman e-KTP kala itu.

- Advertisement -

Hasilnya hingga saat ini, 300-san data penduduk diantaranya sudah berhasil diidentifikasi. Mereka bahkan telah melakukan perekaman dan e-KTPnya telah diterbitkan.

“Jadi yang 300-san yang sudah merekam ini adalah mereka yang baru masuk 17 tahun, dan itu sudah kami tuntaskan semua. Nah, saat ini masih ada 900-san data penduduk yang tersisa,” kata La Ode Muslimin Hibali dikantornya, Rabu 15 Mei 2019.

Atas sisa ini, kata dia, pihaknya akan mencoba melakukan penyisiran dilapangan. Penelusuran dilakukan untuk mengecek apakah 900-san data penduduk ini benar-benar penduduk Kota Baubau.

“Langkah ini juga sebenarnya untuk membersihkan data kependudukan kita. Jangan sampai ada data tetapi orangnya tidak ada. Nah, jika memang begitu maka kita akan mohonkan untuk dihapus dalam sistem,” katanya.

Pria yang juga menjabat Kepala BPBD Baubau ini menjelaskan langkah penelusuran sisa data ini akan melibatkan ketua RT/RW. Sebisanya, data penduduk yang tercatat di kelurahan tertentu dikroscek keberadaannya.

“Khan Ketua RT/RW yang paling tahu siapa masyarakatnya. Tentu dengan langkah ini maka pembersihan data akan cepat dan efisien,” katanya.

Penulis : Sukri Arianto

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga :  Parkir Depan Kampus UMB dan RS Siloam Bakal Ditarik Retribusi

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here