Tiga Kepala Daerah di Sultra Raih Indonesia Awards 2019

469
Wali Kota Baubau, Dr AS Tamrin dan Bupati Buton, La Bakry saat menerima piala penghargaan Indonesia Awards yang diselenggarakan salah satu TV nasional di Jakarta, Kamis 3 Oktober 2019. ((FOTO ISTIMEWA)
-Advertisement-

JAKARTA, Kumparansultra.com- Tiga kepala daerah di Sultra mencatatkan prestasi membanggakan dengan menyabet penghargaan Indonesia Awards 2019.

Ajang penghargaan bergengsi untuk tokoh-tokoh inspiratif bangsa ini diselenggarakan salah satu stasiun televisi swasta Indonesia di Jakarta Concert Hall, iNews center, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis 3 Oktober 2019 malam.

- Advertisement -

Ketiga kepala daerah itu diantaranya, Wali Kota Baubau, Dr AS Tamrin, Bupati Buton, La Bakry dan Bupati Konawe Selatan (Konsel), Surunuddin Dangga.

Wali Kota Baubau, Dr AS Tamrin dinobatkan sebagai kepala daerah yang berhasil mengantarkan Kota Baubau menyabet penghargaan kategori Pembangunan Bidang Ekonomi Daerah.

Bupati Buton, La Bakry mendapat penghargaan kategori Penyelenggara Festival Internasional Penunjang Pariwisata dan Bupati Konawe Selatan (Konsel), Surunuddin Dangga mendapat penghargaan kategori Pembangunan Infrastruktur Untuk Inovasi Daerah.

“Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Kota Baubau yang telah mendukung seluruh program pemerintah daerah, menciptakan suasana damai, kondusif dan kekompakan dalam masyarakat sehingga dalam membangun Kota Baubau bisa lebih lancar.

Penghargaan ini saya dedikasikan kepada masyarakat Kota Baubau,” kata Wali Kota Baubau, Dr AS Tamrin dalam sambutannya saat menerima penghargaan.

Orang nomor satu di Baubau ini mengajak agar penghargaan tersebut dijadikan penyemangat dan suport untuk masyarakat sehingga kedepan bisa meningkatkan semangat dalam mewujudkan Baubau yang maju, sejahtera dan berbudaya dalam bingkai kesatuan NKRI.

Penghargaan ini tentu saja menjadi kado istimewa bagi Kota Baubau. Pasalnya pada Oktober ini, Kota Baubau akan merayakan hari jadinya yang ke-18 tahun sebagai daerah otonom.

Sementara, Bupati Buton, La Bakry yang mendapat penghargaan kategori Penyelenggara Festival Internasional Penunjang Pariwisata tak bisa menyembunyikan raut muka bahagianya.

Untaian rasa terima kasih pun terucap kepada pihak penyelenggara dan dan terkhusus mantan Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun yang telah menggagas Festival Budaya Tua Buton.

Baca Juga :  Distransnaker Sultra Tingkatkan Keterampilan Pekerja di Baubau

“Terima kasih kepada Inews, Menteri Pariwisata yang terus memberikan dukungannya kepada Kabupaten Buton. Terimakasih kepada dewan juri, Gubernur Sulawesi Tenggara, kepada anggota Forkopimda Kabupaten Buton dan penggagas Festival Budaya Tua Buton, Bapak Samsu Umar Samiun, SH, Bupati sebelumnya,” kata La Bakry.

Selain itu, Ia juga memberikan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat Buton yang telah memberikan dukungannya kepada pemda dalam menggelorakan festival Buton yang tercatat telah dilaksanakan sejak tahun 2019.

“Penghargaan ini saya persembahkan kepada masyarakat kabupaten buton, para guru dan anak-anak siswa yang terus mensuport pemerintah daerah dalam menggelorakan festival budaya tua buton yang tahun ini adalah tahun ke-7,” tutup La Bakry di malam acara penghargaan.

Pada tahun ketiga ini, Indonesia Awards 2019 mengusung tema ‘Kita Indonesia’. Memberikan penghargaan kepada para tokoh individu dan pemerintah maupun non pemerintah yang dinilai telah memberikan sumbangsih untuk kemajuan daerah.

Karena itu, Indonesia Awards 2019 memberikan penghargaan kepada 30 insan terbaik dari seluruh Indonesia. Mulai dari pejabat publik, pusat dan daerah, tokoh muda bangsa, atlet berprestasi, pemimpin perusahaan, hingga tokoh favorit.

Acara tersebut juga dihadiri beberapa menteri. Diantaranya, Menteri Luar Negeri, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Perhubungan, Kepala Bulog, dan CEO MNC Grup.

Untuk diketahui, proses penyaringan bakal calon nominasi untuk acara penghargaan ini, sudah dilakukan dengan cara selektif sejak Juli 2019 dan berdasarkan prestasi yang ditorehkan sejak Januari 2019.

Tim juri telah melakukan seleksi dan riset yang ketat yang di pimpin oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan beberapa juri kehormatan lainnya. (adm)

Penulis : Sukri Arianto dan Afrizal

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Advertisement -
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here